Pembangunan Kesehatan diarahkan untuk
meningkatkankesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang
agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat
terwujud. Pembangunan kesehatan diselenggarakan dengan berdasarkan pada
perikemanusiaan, pemberdayaan dan kemandirian, adil dan merata,serta
pengutamaan dan manfaat dengan perhatian khusus pada penduduk rentan, anatar
lain ibu, bayi, anak, lanjut usia (lansia), dan keluarga miskin.
Promosi kesehatan di Rumah Sakit adalah upaya
Rumah Sakit untuk meningkatkan kemampuan pasien, klien, dan kelompok-kelompok
masyarakat, agar pasien dapat mandiri dalam mempercepat kesembuhan dan
rehabilitasinya, klien dan kelompok-kelompok masyarakat dapat mandiri dalam
meningkatkan kesehatan,mencegah masalah-msalah kesehatan, dan mengembangkan
upayakesehatan bersumberdaya masyarakat, melalui pembelajaran dari oleh, untuk
dan bersama mereka, sesuai sosial budaya mereka, serta didukung kebijakan
publik yang berwawasana kesehatan.
Terciptanya masyarakat rumah sakit yang menerapkan
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui perubahan pengetahuan, sikap dan
perilaku pasien RS serta pemeliharaan lingkungan RS dan termanfaatkannya dengan
baik semua pelayanan yang disediakan Rumah sakit. Meningkatkan kualitas
pelayanan medis dengan memberikan informasi medis yang selektif, terpercaya dan
menyeluruh kepada setiap pasien dan keluarganya yang datang ke rumah sakit
dengan cara menyediakan informasi yang dibutuhkan pasien maupun keluarganya
seperti rencana promotif, diagnosis kerja, rencana diagnostik, rencana terapi,
prognosis, rencana rehabilitatif dan rencana preventif.
Sasaran PKRS
Sasaran Promosi Kesahatan di Rumah sakit adalah
masyarakat di rumah sakit, yang terdiri dari:
·
Petugas
·
Pasien
·
Keluarga pasien
·
Pengunjung
·
Masyarakat yang tinggal/ berada di sekitar rumah
sakit
Pada dasarnya banyak tersedia
peluang untuk melaksanakan promosi kesehatan di RS. Secara umum peluang itu
dapat dikategorikan sebagai berikut:
a.
Di dalam gedung
Di dalam gedung RS, PKRS
dilaksanakan seiring dengan pelayanan yang diselenggarakan rumah sakit, Oleh
karena itu dapat dikatakan bahwa didalam gedung, terdapat peluang-peluang:
·
Di ruang pendaftaran/adminsitrasi, yaitu di
ruang dimana pasien/klien harus melapor/mendaftar sebelum mendapatkan pelayanan
RS.
·
PKRS dalam pelayanan Rawat Jalan bagi
pasien,yaitu di poliklinik-poliklinik seperti poliklinik kebidanan dan
kandungan, poliklinik anak, poliklinik mata, poliklinik bedah, poliklinik
penyakit dalam dan lain-lain.
·
PKRS dalam pelayanan Rawat Inap bagi pasien,
yaitu di ruang-ruang gawat darurat, rawat intensif dan rawat inap.
·
PKRS dalam pelayanan Penunjang Medik bagi pasien
yaitu pelayanan obat/apotik, pelayanan laboratorium, dan pelayanan rehabilitasi
medik.
·
PKRS dalam pelayanan bagi klien (Orang sehat),
yaitu seperti di pelayanan KB, konseling gizi, bimbingan senam, pemeriksaan
kesehatan jiwa, konseling kesehatan remaja, dan lain-lain.
·
PKRS di ruang Pembayaran rawat inap, yaitu di
ruang di mana pasien rawat inap harsu menyelesaikan pembayaranrawat inap,
sebelum meninggalkan RS.
Promosi kesehatan oleh TIM PKRS
dalam pelayanan-pelayanan diatas ditangani oleh unit unit TIM PKRS.
b.
Di luar gedung
Kawasan
luar gedung RS yang dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk PKRS, yaitu:
·
PKRS di tempat parkir, yaitu pemanfaatan ruang yang
ada di lapangan/gedung parkir sejak dari bangunan gardu parkir sampai ke
sudut-sudut lapangan/ gedung parkir.
·
PKRS di taman RS, yaitu baik taman-taman yang
ada di depan, samping/sekitar maupun di dalam/halaman dalam RS.
·
PKRS di kantin/warung-warung/kios-kios yang ada
di kawasan RS
·
PKRS di tempat ibadah yang tersedia di sekitar
RS
·
PKRS di pagar pembatas kawasan RS

Tidak ada komentar:
Posting Komentar